
“Either write something worth reading or do something worth writing” is a Franklin’s quote that I really adhere. By adhering it, I put my hope for being able to produce worthwhile writing services and products as well as to do beneficial acts for others.
asep wijaya
Sejak medio 2019, saya bermukim di Jepang. Sambil belajar bahasa Jepang dan merencanakan studi di bidang jurnalistik dan/atau linguistik, saya mengambil sejumlah pekerjaan paruh waktu dan menulis artikel mengenai film, buku, perjalanan, dan pelbagai isu mengenai Negeri Sakura.
Selain itu, saya berkegiatan sebagai Widyaiswara Narabahasa. Widyaiswara merupakan sebutan untuk pengajar pada kelas bahasa yang diselenggarakan oleh Narabahasa. Saya mengajar kelas penulisan produk jurnalistik dan sejumlah aspek bahasa yang melingkupinya.
Sebelum ke Jepang, saya berkegiatan di dua perusahaan pers dan satu lembaga negara. Saya menjadi jurnalis Republika pada 2011—2012 dan penulis Katadata pada 2017. Adapun pada 2012—2017, saya mengabdikan diri di Ombudsman Republik Indonesia sebagai asisten bidang komunikasi.
Pada 2018—2019, saya memimpin redaksi media daring alternatif untuk isu perempuan dan anak bernama www.jalastoria.id. Platform ini didirikan oleh Ninik Rahayu—mantan pimpinan Komnas Perempuan dan Ombudsman Republik Indonesia. Saat ini, Ibu Ninik adalah perempuan pertama yang menjadi Ketua Dewan Pers.
Kini, sambil tetap menulis, saya mengajar di Sekolah Indonesia Tokyo sejak awal 2023. Saya mengampu mata pelajaran utama Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris untuk siswa SMA dan SMP. Selain memenuhi capaian kurikulum, saya pun mempersiapkan siswa untuk mengikuti UKBI dan IELTS.
Profesi
Penulis
Jurnalis
Penerjemah
Pengajar
Pencapaian
Pemenang Pertama Sayembara Cerita Pendek mengenai Pekerja Migran
(2022)
Penghargaan ini diberikan kepada penulis terbaik yang mengirimkan karyanya mengenai isu pekerja migran. Pemberinya organisasi nirlaba di Jepang, Iza Migrant Rights atau Rumi Jepang, yang bekerja sama dengan BEBESEA.
Millennial of the Month IDN Times bulan Oktober
(2020)
Millennial of the Month adalah penghargaan dari redaksi IDN Times atas pencapaian penulis pada bulan tertentu. Di antara ukuran pencapaiannya adalah produktivitas dan kualitas tulisan. Apresiasi ini diberikan kepada satu orang setiap bulannya.
Penerima Beasiswa StuNed Nuffic Neso
(2015)
Beasiswa ini disediakan bagi para pegawai institusi pemerintah dan negara untuk mendalami kajian mengenai penyelesaian konflik dan praktik mediasi di Belanda. Proses seleksi dilakukan sebelum resmi menjadi penerima beasiswa.
Pemenang Pertama USAID-JPIP Journalist Award
(2014)
Penghargaan ini diberikan kepada penulis dari unsur lembaga negara dan institusi pemerintah yang telah membuat karya jurnalistik yang memikat mengenai pelayanan publik. Salah satu kriteria penilaiannya adalah kedalaman isu dan keindahan penyampaian.