“Death Wish” dan Propaganda Pengendalian Kepemilikan Senjata Api

Pemutaran perdana film Death Wish menuai kontroversi. Bukan karena aneka aksi baku tembak yang membuatnya jadi topik perdebatan, melainkan karena laku main hakim sendiri tokoh utama filmnya. Si pemeran utama ini menjadikan pistol di tangannya sebagai senjata untuk membunuhi warga sipil. Meskipun mereka yang jadi sasaran tembak tergolong pelaku kriminal, namun laku main hakim sendiri…

Loving Vincent: Menelusuri Sebab Kematian Vincent van Gogh dalam Sapuan Kuas Lukis

Inilah salah satu wujud totalitas tanpa batas. Suatu bentuk apresiasi setinggi langit atas aneka lukisan karya Vincent van Gogh. Sebuah persembahan seni yang memadukan produk seni rupa dan karya sinematik. Ya, Loving Vincent, memang bukan film animasi yang biasa kita saksikan sehari-hari. Loving Vincent merupakan animasi lukisan cat minyak pertama di dunia. Untuk memproduksinya, diperlukan puluhan…

Red Sparrow: Kala Pesona Tubuh dan Pikiran Jadi Muslihat

Sudah pasti, film dengan protagonis perempuan yang berprofesi sebagai mata-mata bak cendawan di musim hujan. Produk sinematik macam itu sudah sangat banyak dan tidak lagi segar apalagi istimewa. Setidaknya kita bisa menyebut La Femme Nikita (1990), Salt (2010), dan Atomic Blonde (2017) untuk seorang peluluk wanita dengan kemampuan bela diri di atas rata-rata dan perlengkapan…

Molly’s Game: Ratu Poker dan Hasrat Perlawanan atas Dominasi Lelaki

Bersiap-siaplah menyimak parade kata-kata dari Molly Bloom (Jessica Chastain) tentang keruntuhan dan kejayaan penggalan hidupnya serta aneka lakunya, yang secara implisit, menunjukkan hasrat untuk melawan kuasa para pria. Lewat film Molly’s Game, yang diadaptasi dari sebuah memoar yang ditulis sendiri oleh Molly, kita sama sekali tidak akan dimanjakan dengan adegan penuh aksi, misteri atau bahkan…

Downsizing: Menuju Peradaban Manusia Mini dan Satire Sosial di Sekitarnya

Penyusutan tubuh manusia hingga ukuran yang paling mini atau setinggi korek api rupanya masih menjadi tema menarik untuk genre film fiksi ilmiah. Setelah ada petualangan empat bocah yang menjalani hidup di tubuh mini dalam Honey, I Shrunk the Kids (1989), pahlawan super bertubuh sebesar semut, Ant-Man (2015), kemudian muncul. Tampaknya, sutradara Alexander Payne ikut tergoda…

12 Strong: Kisah Heroik Prajurit Berkuda AS di Medan Tempur Afganistan

Tolong singkirkan sejenak kesan yang mungkin muncul dari sebuah film perang garapan Hollywood yang lekat dengan cerita Rambo dan anti-kalah. Hilangkan juga rasa curiga bahwa produk sinematik bertema perang ala Amerka merupakan upaya unjuk gigi atau gagah-gagahan semata, semacam show of force. Meskipun benar terselip citra unjuk kehebatan dan, tentu saja, akhir dramatis yang berujung…

The Commuter: Menyusuri Logika Cerita untuk Bencana di tengah Rutinitas

Tidak ada yang menarik bagi mereka yang menjalani hidup secara rutin. Melakukan aktivitas yang terasa sama hampir setiap hari tentu memuakkan. Begitu juga dengan Michael MacCauley (Liam Neeson) yang digambarkan terbangun, secara berulang-ulang, saat mendengar “pekikan” alarm jam, untuk kemudian mendengarkan berita di radio, sarapan, bercengkrama dengan anaknya lalu berangkat kerja bersama dengan istrinya, Karen…

Maze Runner The Death Cure: Akhir Pelarian Thomas dan Para Penghuni Glade

Entah apa yang akan menjadi pokok cerita di seri ketiga Maze Runner ini jika Teresa (Kaya Scodelario) tidak berkhianat dan Minho (Ki Hong Lee) tidak diculik di The Scorch Trials (2015). Tentu saja tidak ada alasan bagi Thomas (Dylan O’Brien) untuk “berlari” mengejar kelompok WCKD atau dikejar oleh anggota pasukan Si Tikus Botak (Rat Man),…

Darkest Hour: Potret Sikap Kepala Batu Perdana Menteri Churchill

Sebagian dari kita, tentu masih ingat suasana rapat dengar pendapat yang dihadiri Perdana Menteri David Cameron di Majelis Rendah Parlemen Inggris pada medio Juli 2016. Kala itu, Cameron, dari Partai Konservatif, dicecar sejumlah pertanyaan dari anggota Partai Buruh seputar hasil referendum yang menunjukkan mayoritas rakyat Inggris menghendaki negaranya keluar dari keanggotaan Uni Eropa. Di sebuah…

Bleeding Steel: Untung Ada Jackie Chan & Cuplikan Adegan Balik Layar

Jangan lupa, Jackie Chan kini sudah seusia eyang-eyang, 63 tahun. Tapi sederet aksinya di Bleeding Steel seperti menarik kembali kenangan kita pada masa muda pria kelahiran Hong Kong ini. Larinya tetap terlihat kencang. Lompatannya masih tampak berstamina. Bahkan, aksi jumpalitannya bikin kita bergidik. Khawatir bila ia terserang encok dan malah batal tampil di film terbarunya…