Film ini menarik karena histori yang melingkupinya. Histori itu berkaitan dengan kelahiran tokoh protagonis perempuannya yang berstatus sebagai penyintas kekerasan seksual: Lisbeth Salander.
Author: Wijayasep
Overlord: Cemooh Hollywood terhadap “Kerajaan Seribu Tahun” Nazi Hitler
Ambisi terbesar Adolf Hitler dan kendaraan politiknya, Nazi, adalah membangun kerajaan yang mampu bertahan selama seribu tahun (Tausendjähriges Reich). Untuk mencapainya, segala cara ditempuh, termasuk mengorbankan kemanusiaan.
The Nutcrakcer and the Four Realms: Di Alam Fantasi, Clara Stahlbaum Menemukan Jati Diri
Produk sinematik ini lebih banyak menyoroti kisah Clara Stahlbaum (Mackenzie Foy) dan keluarganya serta upayanya menemukan identitas diri, alih-alih mengeksplorasi petualangan di empat alam fantasi dan berkisah tentang peran The Nutcracker atau si prajurit.
Gintama 2: Kritik Sosial dalam Balutan Canda Pekerja Serabutan
Seri komik Jepang Gintama di Indonesia tentu kalah populer kalau dibandingkan dengan One Piece dan Naruto. Namun, ada hal menarik yang ada dalam manga itu, yakni capaiannya. Gintama sudah beralih wahana ke beberapa versi.
A Simple Favor: Bantuan Sederhana dan Enigma yang Menyertainya
Rasanya, belum lama kita dibuat takjub oleh Searching (2018), dengan aneka kelokan ceritanya (plot twists) yang seru, kini drama-misteri/thriller dengan kualitas yang hampir sama kembali hadir. Bedanya, produk sinematik ini memasukkan unsur komedi.
Bohemian Rhapsody: Tentang Freddie dan Pelajaran Hidup Darinya
“Bohemian Rhapsody” rupanya bukan cuma nama untuk judul lagu, melainkan juga representasi dari sebagian karakter yang melekat dalam diri Freddie Mercury. Ia pun kini menjadi nama untuk judul film yang apik garapan sutradara beken, Bryan Singer.
Bad Times at the El Royale: Tujuh Pengunjung Hotel dan Festival Konflik di Sekelilingnya
All roads lead here. Begitulah tagline film ini. Hotel/Motel El Royale yang berdiri tepat di perbatasan California-Nevada itu seperti magnet dengan daya tariknya yang kuat. Pemicunya sudah kita ketahui sejak adegan pertama.
Halloween (2018): Melawan Terminologi “Si Perempuan Terakhir”
Final girl atau “si perempuan terakhir” menjadi istilah yang berkonotasi negatif pada tahun 2000-an. Frasa ini lekat menempel pada film bergenre horror splatter atau slasher (jagal). Final girl menjadi representasi untuk satu-satunya peran perempuan yang selamat dari tikaman pemeran antagonis.
The Negotiation: Perempuan Negosiator dalam Lingkar Kendali Lelaki
Film thriller Korea Selatan yang masuk bioskop Indonesia memiliki jalan cerita yang apik. Kelokannya (twist) tidak mudah ditebak. Bikin tegangnya terpelihara sampai akhir.
Tengkorak: Fiksi Ilmiah Lokal dan Usahanya Menggugat Kuasa Manusia
Seringkali rasa simpati terhadap sesuatu melahirkan toleransi berlebih yang kemudian memengaruhi sebuah penilaian. Film yang diproduksi dengan segala keterbatasan, misalnya, tetapi menawarkan ide brilian, cenderung “dipaksakan” agar dianggap produk bagus kendati memiliki minus di sana-sini.
A Star Is Born: Dua Sejoli di Persimpangan Cinta dan Cita
Di persimpangan itu, Jackson Maine (Bradley Cooper) dan Ally (Lady Gaga) mesti menentukan langkah. Keduanya harus mengambil keputusan, sebab cita dan cinta kadang tak sejalan. Namun sebelum mereka mendapati percabangan itu, perjumpaan tak sengaja terjadi. Jackson, si musikus kawakan, dipertemukan dengan Ally, mantan pramusaji cum penyanyi di sebuah bar waria.
Minke dan Annelies Menjalin Cinta di “Bumi Manusia”
Seorang sutradara kenamaan Indonesia menyebut Roman Bumi Manusia itu soal cinta Minke dan Annelies. Adalah Hanung Bramantyo yang secara tegas mengatakannya. Tapi iya, inti cerita memang bergerak di seputar hubungan percintaan, semacam hubungan yang harmonis sekaligus tragis. Meski disanggah oleh sebagian penikmat karya Pramoedya Ananta Toer, penulis Bumi Manusia, yang menyebut anggapan itu terlalu simplistis,…